Panduan Dongkrak Mobil: Jenis, Cara Pakai, dan Posisi Aman | Wuling

Auto Tips

Panduan Dongkrak Mobil: Jenis, Cara Pakai, dan Posisi Aman

26 Maret, 2025

Image Panduan Dongkrak Mobil: Jenis, Cara Pakai, dan Posisi Aman

Peralatan mobil yang satu ini wajib ada di setiap kendaraan—dongkrak mobil. Alat ini berguna buat mengangkat kendaraan saat lo perlu ganti ban, cek bagian bawah mobil, atau melakukan perbaikan kecil lainnya. Berdasarkan cara kerjanya, dongkrak terbagi menjadi dua jenis, yaitu mekanik dan hidrolik. Dongkrak mekanik bekerja dengan sistem roda gigi untuk memperbesar gaya angkat, sedangkan dongkrak hidrolik menggunakan tekanan zat cair agar lebih ringan saat digunakan.

Meski terlihat sederhana, penggunaan dongkrak nggak bisa sembarangan. Jika salah posisi atau teknik, bisa berisiko merusak kendaraan atau bahkan membahayakan diri sendiri. Pahami jenis-jenis dongkrak, cara pemakaiannya yang benar, dan posisi terbaik untuk menggunakannya!

Jenis-Jenis Dongkrak Mobil

Setiap jenis dongkrak memiliki kelebihan dan kekurangan, tergantung pada kebutuhan dan tipe kendaraan yang digunakan. Memilih dongkrak yang tepat sangat penting agar proses pengangkatan mobil dapat dilakukan dengan aman dan efisien. Berikut lima jenis dongkrak yang umum digunakan:

1. Dongkrak Botol (Hydraulic Bottle Jack) 

Dongkrak botol menggunakan sistem hidrolik untuk mengangkat beban dengan tenaga yang relatif kecil. Bentuknya menyerupai botol dan sangat efektif untuk mengangkat kendaraan dengan bobot berat, seperti truk atau SUV. Keunggulannya adalah kemampuannya untuk mengangkat beban berat tanpa memerlukan banyak tenaga fisik. Namun, dongkrak botol membutuhkan perawatan rutin agar sistem hidroliknya tetap berfungsi dengan baik.

2. Dongkrak Gunting (Scissor Jack) 

Dongkrak gunting merupakan pilihan yang sangat praktis dan portabel, sering dijadikan peralatan standar dalam kendaraan. Menggunakan mekanisme pengungkit sekrup, dongkrak ini memungkinkan pengguna untuk menaikkan atau menurunkan kendaraan dengan memutar sekrup. Meskipun memerlukan tenaga lebih untuk pengoperasian, dongkrak gunting cocok digunakan untuk kondisi darurat, terutama pada kendaraan dengan bobot ringan hingga sedang.

3. Dongkrak Buaya (Floor Jack) 

Dikenal dengan desain stabil dan dilengkapi roda, dongkrak buaya banyak digunakan di bengkel profesional. Dengan sistem hidrolik, dongkrak ini mampu mengangkat kendaraan dengan lebih mudah dan cepat. Dongkrak ini sangat cocok untuk mobil sedan atau city car karena dapat menopang beban lebih besar dibandingkan dongkrak gunting. Keunggulannya adalah stabilitas saat digunakan, membuatnya ideal untuk penggunaan rutin di bengkel.

4. Dongkrak Kereta (Rail Jack) 

Bentuk dongkrak ini mirip dengan rel kereta api dan menggunakan sistem mekanik untuk mengangkat kendaraan. Biasanya digunakan di bengkel, terutama untuk kendaraan off-road atau truk yang sering berada di medan berat seperti bebatuan, lumpur, atau sungai. Keunikan dari dongkrak kereta adalah kemampuannya untuk mengangkat kendaraan dengan stabil meski di permukaan yang tidak rata.

5. Dongkrak Penyangga (Support Jack) 

Berfungsi sebagai alat yang sering digunakan di bengkel untuk menopang kendaraan setelah pengangkatan dilakukan. Meskipun bentuknya sederhana, dongkrak ini mampu mengangkat dan menahan beban mobil kecil maupun besar dengan baik. Biasanya digunakan sebagai penopang sementara untuk memperbaiki atau memeriksa bagian bawah mobil.

Cara Menggunakan Dongkrak Mobil yang Aman

Langkah-langkah dalam menggunakan dongkrak mobil perlu dilakukan dengan hati-hati dan teliti untuk memastikan keamanan. Mengangkat mobil bukanlah tugas yang bisa dilakukan sembarangan, karena jika dilakukan dengan tidak benar, bisa membahayakan keselamatan. 

1. Pastikan Mobil Berada di Permukaan Datar dan Keras

Sebelum mulai mendongkrak, pastikan mobil diparkir di area yang datar dan keras. Hindari mendongkrak di jalan yang miring atau tidak rata, karena hal ini bisa menyebabkan dongkrak tidak stabil. Selalu aktifkan rem tangan untuk mencegah mobil bergerak saat proses pengangkatan, dan jika memungkinkan, pasang pengganjal di roda yang berlawanan dengan roda yang akan diangkat.

2. Pilih Dongkrak yang Sesuai dan Cek Kondisinya

Pilih dongkrak yang sesuai dengan jenis dan berat mobil yang akan diangkat. Periksa kondisi dongkrak, pastikan tidak ada kerusakan atau kebocoran pada dongkrak hidrolik. Jika perlu, siapkan juga peralatan lain seperti kunci roda untuk memudahkan proses penggantian ban atau perbaikan lainnya.

3. Temukan Titik Tumpu yang Benar pada Mobil

Setiap mobil memiliki titik tumpu yang spesifik untuk mendongkrak. Titik ini biasanya terdapat pada bagian sasis atau frame yang diperkuat, dekat dengan roda. Jika ragu, periksa manual kendaraan untuk memastikan lokasi titik tumpu yang tepat. Mengangkat mobil di tempat yang salah bisa menyebabkan kerusakan pada bagian mobil yang tidak didesain untuk menahan beban berat.

4. Angkat Mobil Secara Perlahan dan Stabil

Setelah dongkrak terpasang dengan benar, angkat mobil perlahan dengan memutar tuas dongkrak. Pastikan mobil hanya terangkat cukup tinggi agar roda terangkat dari tanah, namun tetap stabil. Jangan mengangkat terlalu tinggi karena ini bisa membuat mobil tidak seimbang dan berisiko jatuh.

5. Pasang Penyangga untuk Keamanan Tambahan dan Turunkan Mobil

Jika mobil sudah terangkat, pasang jack stand atau penyangga di bawah titik tumpu untuk memastikan mobil tetap stabil selama perbaikan atau penggantian ban. Dongkrak hanya digunakan untuk mengangkat, bukan untuk menahan beban dalam waktu lama. Setelah selesai melakukan perbaikan, turunkan mobil dengan perlahan dengan memutar tuas dongkrak ke arah yang berlawanan. Lepaskan jack stand setelah mobil menyentuh tanah.

Posisi Dongkrak Mobil yang Benar

Demi menghindari kerusakan pada kendaraan dan menjaga keselamatan saat menggunakan dongkrak, penting untuk memastikan bahwa proses mendongkrak dilakukan dengan benar. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah penempatan dongkrak pada posisi yang tepat. 

1. Tempatkan Dongkrak pada Titik yang Kuat dan Tepat

Setiap kendaraan memiliki titik tumpu yang telah ditentukan oleh pabriknya. Titik ini biasanya terletak pada bagian rangka atau sasis yang kuat dan stabil. Mengangkat mobil di tempat yang salah, seperti pada bagian body yang tipis atau area plastik, dapat merusak sasis atau bagian lain kendaraan. Pastikan untuk selalu merujuk ke buku manual kendaraan untuk mengetahui lokasi yang tepat dan menghindari kerusakan.

2. Hindari Permukaan yang Tidak Rata

Untuk menjaga agar dongkrak tetap stabil, pastikan mobil diparkir di permukaan yang datar dan keras. Mendongkrak mobil di permukaan miring atau tidak rata dapat menyebabkan dongkrak tidak stabil, yang berisiko membuat mobil terguling atau jatuh. Hindari situasi ini agar proses pengangkatan dapat berlangsung dengan aman.

3. Periksa Penggunaan Pengganjal Ban dan Ketinggian Pengangkatan

Penting untuk menggunakan pengganjal ban pada roda yang tidak terangkat, untuk memastikan mobil tetap diam dan tidak bergerak saat proses pengangkatan. Selain itu, pastikan untuk tidak mendongkrak mobil terlalu tinggi, karena ini dapat menyebabkan mobil kehilangan stabilitas dan berisiko jatuh. Angkat mobil hanya sejauh yang diperlukan untuk mengganti ban atau melakukan perbaikan.

 

Itulah pentingnya menggunakan dongkrak mobil dengan benar untuk memastikan keselamatan dan kondisi kendaraan tetap terjaga. Dengan memahami jenis dongkrak yang sesuai, mengikuti prosedur yang tepat, dan memastikan posisi yang benar, Anda dapat melakukan penggantian ban atau perbaikan dengan lebih aman.

Sebagai pemilik kendaraan, keterampilan menggunakan dongkrak adalah hal yang penting. Dengan pengetahuan yang tepat, Anda dapat melakukan perbaikan kecil dengan percaya diri dan aman, selalu memprioritaskan keselamatan.

Banner Cortez CT Mobil Keluarga Terbaik