{"wp_id":16473,"view_template":"template\/single","lang_name":"Bahasa Indonesia","lang_arr":{"en":{"id":8,"order":0,"slug":"en","locale":"en-US","name":"English","url":"https:\/\/www3.wuling.id\/en\/tag\/components\/","flag":"https:\/\/www3.wuling.id\/wp-content\/plugins\/polylang-pro\/vendor\/wpsyntex\/polylang\/flags\/us.png","current_lang":false,"no_translation":false,"classes":["lang-item","lang-item-8","lang-item-en","lang-item-first"]},"id":{"id":11,"order":0,"slug":"id","locale":"id-ID","name":"Bahasa Indonesia","url":"https:\/\/www3.wuling.id\/id\/tag\/komponen\/","flag":"https:\/\/www3.wuling.id\/wp-content\/plugins\/polylang-pro\/vendor\/wpsyntex\/polylang\/flags\/id.png","current_lang":true,"no_translation":false,"classes":["lang-item","lang-item-11","lang-item-id","current-lang"]}},"lang_attr":"lang=\"id-ID\"","crumbs":{"json":"
Home<\/a> \/ Komponen<\/span><\/div>","schema":{"@context":"http:\/\/schema.org\/","@type":"BreadcrumbList","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/wuling.id\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Komponen","item":"https:\/\/wuling.id\/id\/tag\/komponen"}]}},"wp_title":"Sistem Penggerak FWD vs RWD, Apa Perbedaannya?","wp_content":"

Untuk membuat mobil bergerak, tenaga mesin akan disalurkan ke roda kendaraan melalui sistem penggerak. Secara umum ada dua jenis sistem penggerak yang digunakan oleh berbagai produk mobil. Pertama adalah sistem penggerak roda depan yang disebut dengan Front Wheel Drive (FWD) dan kedua adalah sistem penggerak roda belakang alias Rear Wheel Drive (RWD).<\/p>\n

Aplikasi dari sistem penggerak disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan yang memanfaatkannya karena memang keduanya memiliki karakteristik yang membuat satu dengan lainnya berbeda. Perbedaan FWD vs RWD<\/a> ini juga membuat keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.<\/p>\n

Lantas, apa perbedaan utama antara sistem penggerak roda depan (FWD) dan roda belakang (RWD)? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak ulasan lengkap mengenai kelebihan dan kekurangan FWD dan RWD berikut ini.<\/p>\n

Apa Itu Front Wheel Drive (FWD) pada Mobil?<\/h2>\n

FWD, singkatan dari Front Wheel Drive, adalah sistem penggerak roda depan di mana tenaga dari mesin disalurkan langsung ke kedua roda depan kendaraan. Sistem ini pertama kali digunakan sejak era 1930-an dan hingga kini masih banyak diterapkan pada berbagai jenis mobil karena efisiensi dan stabilitasnya, terutama untuk penggunaan di jalan perkotaan.<\/p>\n

Semenjak itu, sistem FWD ini pun menjadi semakin populer digunakan, terutama untuk mobil-mobil yang dirancang memiliki fungsi yang kompak dan mobil-mobil city car<\/i>. Sistem FWD yang membuat kendaraan lebih kompak cocok untuk jenis mobil untuk pemakaian sehari-hari di dalam kota.<\/p>\n

\"Apa<\/p>\n

Kelebihan dan Kekurangan FWD<\/h2>\n

Kelebihan penggerak roda depan terletak pada efisiensinya. Karena posisi mesin, gearbox, dan sistem penggerak semuanya berada di bagian depan, tenaga mesin dapat disalurkan ke roda dengan lebih efisien dan optimal.<\/p>\n

Mobil penggerak FWD juga memiliki pengaturan ruang kabin yang lebih optimal karena posisi mesinnya dipasang melintang (transverse<\/i>). Jadi secara konstruksi, mobil yang menggunakan sistem penggerak roda depan ini akan lebih kompak dan ringkas.<\/p>\n

Hal tersebut juga membuat bobot kendaraan secara keseluruhan dapat dipangkas sehingga beban mobil menjadi lebih ringan dan membuatnya bisa melaju lebih cepat. Posisi mesin tersebut juga membuat ruang mesin lebih kompak sehingga kabin juga bisa lebih luas.<\/p>\n

Selain itu, respons mesin pada sistem penggerak FWD juga menjadi lebih baik karena tenaga mesin yang tidak perlu melewati banyak komponen membuatnya tidak mengalami terlalu banyak reduksi.<\/p>\n

Namun tentu saja tak ada yang sempurna, dibalik semua kelebihannya, sistem penggerak roda depan juga memiliki beberapa kekurangan. Pertama, sistem ini membuat beban kerja roda dan suspensi<\/a> depan menjadi lebih berat, karena tak hanya sebagai kemudi fungsinya juga merangkap sebagai penggerak.<\/p>\n

Beban kerja yang lebih berat ini berpengaruh pada tingkat keawetan beberapa komponen pada penggerak roda depan, seperti CV joint drive shaft<\/i> yang lebih mudah rusak karena dibebani dengan beban yang berat.\u00a0 Kekurangannya juga terdapat pada handling<\/i>, dimana sistem mobil penggerak roda depan cenderung understeer<\/i> pada masalah handling<\/em>-nya.<\/p>\n

Contoh Mobil Wuling yang Menggunakan Penggerak Roda Depan<\/b><\/h2>\n

Beberapa model Wuling yang menggunakan sistem penggerak roda depan (FWD \/ Front Wheel Drive) di Indonesia antara lain:<\/span><\/p>\n